Belajar Administrasi dan Pajak di Tengah Rutinitas Magang

Hari ini aku menjalani kegiatan magang dengan berbagai aktivitas yang berkaitan dengan administrasi keuangan dan pengelolaan dokumen. Sejak pagi, hari ini sudah diawali dengan tantangan tersendiri sebelum sampai ke kantor.

Akses jalan yang biasa aku lewati menuju kantor mengalami banjir yang cukup dalam, sehingga tidak memungkinkan untuk dilewati. Akhirnya, aku diantar oleh ayahku melalui jalur alternatif yang melewati area persawahan. Awalnya aku mengira jalur tersebut akan lebih lancar dan tidak macet, namun ternyata kondisi di lapangan justru sebaliknya. Jalanan sangat padat dan perjalanan menuju kantor memakan waktu hingga sekitar satu jam. Pengalaman ini membuatku belajar untuk lebih bersabar dan siap menghadapi kondisi tak terduga sebelum memulai aktivitas kerja.

Setelah tiba di kantor, aktivitas pertama yang aku lakukan adalah melakukan rekonsiliasi bank dengan melihat mutasi rekening terlebih dahulu. Data tersebut kemudian aku input ke dalam sistem Zoho untuk mengubah status pembayaran menjadi paid. Dari proses ini, aku belajar bahwa ketelitian sangat dibutuhkan agar pencatatan keuangan sesuai dengan kondisi sebenarnya.

Selanjutnya, aku melengkapi tanda tangan pada arsip petty cash dan menyimpannya ke dalam lemari penyimpanan dokumen sebagai tanda bahwa arsip tersebut telah closed. Kegiatan ini mengajarkanku pentingnya kerapian dan keteraturan dalam pengarsipan dokumen keuangan.

Pengalaman baru yang aku dapatkan hari ini adalah belajar membuat faktur pajak melalui sistem Coretax dengan bimbingan mentor. Meskipun awalnya terasa cukup menantang, dengan arahan yang jelas aku mulai memahami alur pembuatan faktur pajak secara bertahap.

Selain itu, aku juga mengirimkan soft copy invoice melalui email kepada klien, mengikuti briefing bersama tim magang, serta melakukan pemindaian dokumen invoice dan melakukan packing dokumen tersebut untuk dikirimkan ke klien. Seluruh rangkaian kegiatan ini membantuku memahami alur kerja administrasi dari awal hingga akhir.

Di sela-sela aktivitas utama, aku juga menyempatkan diri membaca artikel di website Disway, menyelesaikan misi Duolingo, dan menulis blog sebagai bentuk pengembangan diri. Dari pengalaman hari ini, aku semakin menyadari bahwa dunia kerja tidak hanya menuntut kemampuan teknis, tetapi juga kesiapan mental, kesabaran, dan tanggung jawab dalam menghadapi berbagai situasi.


Posted

in

by

Tags:

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *