Hari ini aku menjalani aktivitas magang secara work from home (WFH) karena kondisi akses jalan menuju tempat magang terendam banjir. Tidak hanya jalan menuju kantor, rumahku pun ikut terdampak banjir sehingga aku mengajukan izin untuk bekerja dari rumah. Meskipun begitu, kegiatan magang tetap berjalan seperti biasanya.
Aktivitas pertama yang aku lakukan adalah rekonsiliasi bank. Aku mengecek mutasi rekening lalu mencocokkannya dengan invoice yang telah dibayarkan oleh klien. Setelah memastikan data pembayaran sesuai, aku melanjutkan dengan menginput record payment. Dalam proses ini, aku terlebih dahulu menghitung nominal pembayaran, termasuk jika terdapat potongan PPh 23 maupun biaya administrasi bank. Setelah proses record payment selesai, status pembayaran pada sistem berubah menjadi paid.
Kegiatan selanjutnya adalah melakukan rekonsiliasi salah satu bank yang terdapat di sistem Zoho. Prosesnya hampir sama dengan rekonsiliasi sebelumnya, namun fokus utamanya adalah menyesuaikan mutasi rekening dengan saldo yang tercatat di Zoho hingga jumlahnya balance. Dari kegiatan ini, aku semakin memahami pentingnya ketelitian dalam pencatatan dan pengecekan data keuangan.
Selain pekerjaan utama, aku juga mengisi waktu dengan beberapa kegiatan pendukung yang bermanfaat. Aku membaca artikel di website Disway untuk menambah wawasan dan menyelesaikan misi Duolingo sebagai bagian dari pengembangan kemampuan bahasa.
Melalui pengalaman WFH hari ini, aku belajar bahwa kondisi darurat seperti banjir bukanlah halangan untuk tetap produktif. Dengan komunikasi yang baik, pengelolaan waktu yang tepat, dan rasa tanggung jawab terhadap pekerjaan, kegiatan magang tetap dapat berjalan dengan lancar meskipun dilakukan dari rumah.
Leave a Reply