Beberapa hari lalu, aku pulang kerja seperti biasa dan memutuskan untuk pesan Gocar. Awalnya semuanya terasa normal. Aku masuk ke mobil, menyebutkan titik tujuan, lalu perjalanan dimulai seperti biasanya. Tapi entah kenapa, beberapa menit setelah jalan, aku mulai merasa agak tidak nyaman.
Bukan karena cara menyetirnya atau jalannya, tapi lebih ke suasananya. Driver-nya cukup banyak bertanya dan terus mengajak ngobrol. Sebenarnya aku paham, mungkin ada beberapa driver yang memang ramah dan suka membuka percakapan dengan penumpang. Tapi entah kenapa, waktu itu aku punya feeling yang agak aneh saja. Jadi makin lama aku malah jadi overthinking sendiri.
Aku tipe orang yang sebenarnya nggak terlalu suka banyak ngobrol kalau lagi di perjalanan pulang kerja. Apalagi kalau sudah mau malam dan badan rasanya cuma pengen cepat sampai rumah. Tapi karena pertanyaannya cukup terus-menerus, aku jadi mulai merasa sedikit was-was.
Akhirnya, tanpa bilang apa-apa, aku langsung screenshot detail driver dan kirim link perjalanan ke seseorang supaya ada yang tahu aku lagi di mana. Jujur, setelah ngirim itu rasanya sedikit lebih tenang. Minimal ada orang lain yang tahu posisi dan perjalanan aku saat itu.
Lucunya, someone special ini hehehe langsung nyuruh aku buat call aja selama di perjalanan. Awalnya aku sempat mikir, “ah masa iya harus sampai ditelepon segala.” Tapi akhirnya aku iyain juga. Dan ternyata setelah aku mulai call-an, suasananya langsung berubah. Driver nya jadi nggak terlalu banyak bertanya lagi dan perjalanan terasa lebih nyaman.
Jadinya selama setengah perjalanan aku cuma fokus ngobrol di telepon sambil sesekali lihat jalan di luar jendela. Sampai akhirnya aku tiba di rumah dengan aman dan perasaan jauh lebih lega.
Setelah kejadian itu, aku jadi agak kepikiran juga soal keamanan kalau naik transportasi online sendirian, terutama pas pulang kerja. Memang nggak semua driver seperti itu, bahkan sebagian besar sebenarnya baik dan profesional. Tapi kadang feeling juga penting untuk didengarkan.
Sekarang aku jadi lebih sadar kalau hal-hal kecil seperti share trip, screenshot detail kendaraan, atau call dengan seseorang selama perjalanan ternyata cukup membantu bikin rasa aman. Mungkin terdengar berlebihan buat sebagian orang, tapi menurutku lebih baik berjaga-jaga daripada merasa tidak nyaman sendirian di perjalanan.
Untungnya hari itu semuanya baik-baik saja. Dan jujur, rasanya cukup menenangkan juga waktu tahu ada seseorang yang langsung sigap nemenin di telepon sampai aku benar-benar sampai rumah. Kadang hal sederhana seperti itu aja sudah bikin perjalanan terasa jauh lebih aman.
Leave a Reply