Melihat Dunia Aplikasi dari Sudut Pandang Tim Accounting
Sebagai tim accounting, jujur saja keseharianku lebih sering bertemu dengan angka, invoice, laporan keuangan, rekonsiliasi, dan berbagai hal yang berhubungan dengan data keuangan. Karena itu, saat mengikuti meeting yang membahas perkembangan aplikasi yang sedang dibuat oleh Excellent, terutama dari tim Prodev, rasanya seperti melihat dunia yang benar-benar berbeda dari yang biasanya aku kerjakan.
Di meeting tersebut salah satu yang dibahas adalah perkembangan aplikasi bernama Takezo. Sebagai orang yang awam dan tidak punya latar belakang di dunia pengembangan aplikasi, jujur aku cukup kagum mendengarnya. Selama ini mungkin pikiranku sederhana, aplikasi ya tinggal dipakai saja. Tinggal dibuka, login, lalu digunakan sesuai kebutuhan.
Tapi ternyata setelah mendengarkan pembahasannya, aku baru sadar kalau membuat aplikasi tidak sesederhana yang terlihat dari luar.
Ternyata ada banyak hal yang dipikirkan. Mulai dari bagaimana alurnya berjalan, kebutuhan pengguna seperti apa, fitur yang perlu dibuat, tampilan yang mudah dipahami, sampai proses perbaikan jika masih ada kendala. Belum lagi ada proses diskusi, percobaan, revisi, dan berbagai hal lainnya sebelum aplikasi itu benar-benar siap digunakan.
Sebagai orang yang tidak pernah melihat secara langsung proses pembuatan aplikasi, aku beberapa kali hanya bisa mendengarkan sambil berpikir dalam hati, “Oh ternyata bisa seperti ini ya?” Hehehe.
Hal yang menarik buatku bukan hanya tentang bagaimana aplikasi itu dibuat, tetapi bagaimana sebuah ide kecil bisa berkembang menjadi sesuatu yang nantinya benar-benar digunakan oleh banyak orang.
Selain itu, aku juga teringat dengan aplikasi yang dibuat Pak Boss yaitu Shogun. Dari yang aku pahami, Shogun dibuat untuk mempermudah staff Excellent mengakses aplikasi-aplikasi yang sering digunakan dalam pekerjaan sehari-hari.
Kalau dipikir-pikir, awalnya mungkin terlihat sederhana. Hanya untuk mempermudah akses aplikasi. Tapi semakin dipahami, ternyata hal kecil seperti itu justru bisa sangat membantu pekerjaan sehari-hari. Karena kadang yang membuat pekerjaan terasa lebih lama bukan hanya pekerjaan utamanya, tetapi proses kecil yang dilakukan berulang kali, seperti membuka banyak aplikasi, berpindah-pindah halaman, atau mencari akses tertentu.
Mungkin sebagai orang di luar tim Prodev, aku belum memahami semua istilah teknis yang dibahas saat meeting. Bahkan terkadang hanya mendengarkan sambil mencoba membayangkan apa yang sedang mereka bicarakan, hehehe.
Tapi justru di situ rasanya menarik. Karena dari meeting seperti itu aku jadi melihat kalau di setiap divisi ternyata ada cara berpikir yang berbeda. Sebagai tim accounting, mungkin kami lebih banyak fokus pada angka dan pencatatan. Sedangkan tim Prodev melihat sesuatu dari sisi solusi, sistem, dan bagaimana mempermudah suatu proses.
Dan menurutku hal yang paling keren adalah ketika sesuatu yang awalnya hanya berupa ide atau pembahasan di meeting perlahan berubah menjadi sesuatu yang nyata dan bisa dipakai banyak orang.
Sebagai orang awam, aku memang belum memahami semuanya. Tapi satu hal yang pasti, aku cukup amaze melihat bagaimana sebuah aplikasi bisa dibuat dari nol sampai akhirnya benar-benar berjalan.
Ternyata di balik aplikasi yang terlihat sederhana saat dibuka, ada proses panjang, banyak pemikiran, dan kerja keras yang mungkin tidak banyak terlihat dari luarnya.