Hari ini jadi salah satu hari yang cukup melelahkan tapi juga penuh cerita. Dari pagi, aku sudah mulai berkeliling ke beberapa bank untuk mengurus berbagai keperluan administrasi. Semuanya sebenarnya berjalan cukup lancar tanpa kendala berarti, hanya saja karena harus berpindah dari satu tempat ke tempat lain, hari ini terasa cukup panjang dan menguras tenaga. Meskipun begitu, justru dari aktivitas yang terlihat biasa ini, ada beberapa momen menarik yang membuat hari ini jadi lebih berkesan dari yang aku bayangkan.
Tujuan pertama adalah Bank Mandiri Taspen untuk meminta mutasi rekening. Begitu sampai di sana, aku langsung disambut dengan antrean yang cukup panjang. Yang menarik, sebagian besar nasabah yang datang adalah lansia. Jadi suasananya terasa berbeda lebih tenang, tapi juga butuh kesabaran ekstra. Aku duduk menunggu giliran sambil memperhatikan sekitar. Petugasnya terlihat sangat sabar dalam melayani satu per satu nasabah, terutama karena banyak dari mereka yang membutuhkan penjelasan lebih detail. Dari situ aku jadi sadar, pekerjaan seperti ini bukan hanya soal cepat atau tidaknya pelayanan, tapi juga tentang bagaimana bisa tetap sabar dan empati terhadap setiap orang yang datang.
Setelah urusan di sana selesai, aku melanjutkan perjalanan ke Bank Central Asia untuk menanyakan update ke customer service. Di sini pun situasinya tidak jauh berbeda. Aku harus mengambil nomor antrean dan menunggu cukup lama sebelum akhirnya dipanggil. Awalnya sempat merasa bosan, tapi aku mencoba memanfaatkan waktu dengan sekadar mengamati aktivitas di sekitar. Ketika akhirnya tiba giliranku, customer service yang melayani cukup ramah dan menjelaskan dengan jelas semua hal yang aku tanyakan. Rasanya jadi sedikit lega, karena meskipun menunggu lama, setidaknya hasil yang didapat sesuai dengan yang diharapkan.
Perjalanan terakhirku hari ini adalah ke Bank MNC Internasional untuk mengambil formulir yang dibutuhkan. Awalnya aku pikir ini akan jadi kunjungan yang paling cepat, tapi ternyata justru di sinilah aku mendapatkan pengalaman yang paling berkesan. Aku bertemu dengan Bu Sandra, yang ternyata merupakan alumni dari kampus yang sama denganku, Universitas Trisakti. Dari situ, obrolan ringan langsung mengalir begitu saja. Kami sempat berbagi cerita tentang kampus, dan tanpa disangka, pembicaraan berlanjut ke peristiwa besar yang pernah terjadi di tahun 1998.
Beliau bercerita bahwa dirinya adalah salah satu yang mengalami langsung peristiwa tersebut. Mendengar cerita itu secara langsung dari seseorang yang pernah ada di situasi tersebut terasa berbeda. Selama ini aku hanya mengenalnya dari cerita di kampus atau acara peringatan setiap tanggal 12 Mei. Di Universitas Trisakti, tanggal itu selalu diperingati sebagai bagian dari sejarah penting, yang membuat kampus ini dikenal sebagai kampus reformasi. Tapi hari ini, aku seperti mendapatkan sudut pandang baru lebih nyata, lebih dekat, dan lebih terasa maknanya.
Di tengah kesibukan hari ini, ada juga momen menyenangkan yang jadi sedikit “penyegar”. Siang harinya, kami ditraktir makan oleh kantor karena bertepatan dengan ulang tahun Pak Maryadi dan juga anniversary pernikahan Pak Boss. Suasananya jadi lebih hangat dan santai, berbeda dari rutinitas kerja biasanya. Momen sederhana seperti makan bersama ternyata bisa jadi cara untuk melepas penat setelah aktivitas yang cukup padat.
Semoga Pak Maryadi selalu diberikan kesehatan, umur panjang, dan kesuksesan dalam segala hal yang dijalani. Dan untuk Pak Boss, semoga pernikahannya selalu diberi kebahagiaan, keharmonisan, serta keberkahan ke depannya. Hal-hal seperti ini mungkin terlihat sederhana, tapi terasa cukup berarti di tengah kesibukan sehari-hari.
Hari ini memang terasa sangat melelahkan. Harus berpindah dari satu tempat ke tempat lain, menghadapi antrean panjang, dan menghabiskan banyak waktu di jalan. Tapi di balik semua itu, aku justru mendapatkan pengalaman yang tidak terduga. Bukan hanya urusan administrasi yang selesai, tapi juga pelajaran kecil tentang kesabaran, interaksi dengan banyak orang, dan bahkan cerita sejarah yang datang secara tidak sengaja.
Kadang, di tengah hari yang terasa biasa saja atau bahkan melelahkan justru ada momen-momen kecil yang membuat semuanya terasa lebih berarti. Dan hari ini, meskipun capek, aku merasa hari ini tetap punya cerita yang layak untuk diingat.
Leave a Reply