Hai, selamat sore!
Kembali lagi dengan cerita keseharianku.
Seperti biasa, hariku dimulai dengan prepare untuk pergi magang. Hari ini aku mulai bersiap lebih pagi dari biasanya. Kalau biasanya aku mandi menunggu adikku, ternyata hari ini dia sekolah daring. Mungkin karena cuaca yang sejak kemarin tidak menentu, jadi pihak sekolah memilih opsi yang lebih aman.
Setelah selesai bersiap, aku memasukkan beberapa keperluanku ke dalam tas: bekal, minum, sepatu, dan celana olahraga. Hari ini rencananya anak-anak kantor yang cewek-cewek mau badminton bareng hehehe.
Sedikit kilas balik ke cerita kemarin. Saat jam pulang kerja, hujan turun sangat deras. Banyak tim yang memilih menunggu hujan reda terlebih dahulu. Apalagi, jalan menuju rumahku juga sempat banjir. Ayahku pun mengabari agar aku pulang dengan santai saja karena hujan dan angin cukup kencang.
Sambil menunggu, aku mengobrol bersama Dila, Mba Nanda, Asri, dan Mas Ridwan di depan kantor. Setelah beberapa waktu, Asri, Mba Nanda, dan Dila memutuskan untuk pulang lebih dulu. Aku masih ragu, jadi memilih menunggu lagi. Tak lama kemudian, Bu Indah dan Bu Fitra juga masih berada di kantor. Akhirnya, kami semua sepakat membeli Pop Mie. Aku membeli Pop Mie bersama Mas Labib, lalu kami memasaknya dan makan bersama di kantor. Sambil makan, aku mengobrol dengan Mba Nanda dan Mba Zahro. Setelah itu, aku pun memutuskan pulang ke rumah sebelum maghrib. Di perjalanan, jalanan cukup macet dan masih tergenang banjir.
Kembali ke ceritaku hari ini. Setelah selesai prepare, aku berangkat ke kantor. Perjalanan cukup lancar dan aku tidak menggunakan jas hujan karena cuaca di daerah rumahku hanya mendung. Namun, ada satu kejadian yang membuatku agak merinding. Di jalan dekat Dokter Joni, aku tidak menyadari adanya bangkai tikus dan tanpa sengaja menginjaknya. Aku langsung merasa tidak enak dan takut, membayangkan kasihan hewan itu sudah mati tetapi masih tersiksa. Semoga kesalahan ini dimaafkan dan tidak terjadi apa-apa.
Saat sudah hampir sampai kantor, hujan tiba-tiba turun sangat deras. Aku pun menepi sebentar untuk memakai jas hujan. Tidak lama setelah itu, aku sampai di kantor. Setelah melepas helm dan jas hujan, aku masuk ke dalam kantor yang ternyata masih sangat sepi. Aku memang sengaja datang lebih awal karena khawatir terjebak macet.
Setelah duduk, aku menikmati sarapan yang sudah aku siapkan dari rumah. Hari ini aku sarapan salad yang aku buat dengan bantuan mamah. Selesai sarapan, aku memulai aktivitas dengan menyelesaikan misi Duolingo dan membaca Catatan Harian Dahlan di website Disway. Dua hal ini cukup membantu aku untuk melatih konsistensi dan menambah wawasan.
Selanjutnya, aku mengerjakan rekonsiliasi bank dari mutasi yang sudah dikirimkan oleh Mba Ami. Rekon hari ini tidak terlalu banyak, tetapi aku sempat bertanya karena ada satu klien yang membayar dua invoice, namun nominalnya tidak balance dengan jumlah yang dibayarkan. Setelah ditelusuri, ternyata masalahnya ada pada pemotongan PPh 23 yang hanya dikenakan pada satu item saja. Setelah memahami permasalahannya, rekonsiliasi pun selesai.
Kemudian, aku melanjutkan pekerjaan membuat daftar nominatif dengan bantuan Mba Ami dan Mba Nanda. Setelah itu, kami makan siang bersama. Seusai makan siang, aku mendapat pemberitahuan dari Pak Afandi bahwa akan ada briefing pada pukul dua siang. Sambil menunggu waktu briefing, aku melanjutkan pekerjaan terkait invoice, mulai dari meminta tanda tangan hingga melakukan scan invoice.
Saat briefing dimulai, topik yang dibahas adalah mengenai jaminan hari tua. Selama ini, aku hanya mengetahui jaminan hari tua dari JKP dan asuransi pribadi. Dari briefing ini, aku jadi memahami bahwa jaminan hari tua sebaiknya dipersiapkan sejak usia dini agar masa tua lebih terjamin. Banyak hal baru yang aku pelajari dari diskusi tersebut.
Setelah briefing selesai, aku kembali melanjutkan pekerjaanku dengan melakukan packing invoice. Setelah semua invoice selesai, aku mengisi laporan harian di website Kemnaker. Karena hari ini bertepatan dengan penagihan uang saku, aku juga menginformasikannya kepada Mba Ami. Sekalian, aku ingin mengucapkan terima kasih kepada Mba Ami sebagai mentor aku selama magang ini hehehe.
Setelah semua pekerjaan selesai, aku pun bersiap bersama cewek-cewek kantor lainnya untuk bermain badminton.
Tunggu cerita keseruan aku di cerita selanjutnya, ya!
Sampai jumpa ✨
Leave a Reply