Sehari Bersamaku

Pada hari ini, yaitu hari Selasa, aku menjalani rutinitas yang biasa aku lakukan. Aku bangun lebih pagi dari biasanya, tepat pukul 05.20. Setelah benar-benar tersadar, aku langsung mandi dan bersiap untuk berangkat magang. Salah satu hal yang paling aku sukai saat bersiap adalah prepare makeup. Sejak mulai kuliah, aku baru mengenal makeup dan mulai belajar dressing up seperti perempuan seusia aku. Dulu aku cukup cuek dengan penampilan, namun setelah kuliah aku mulai lebih memperhatikan cara berpakaian dan merawat diri.

Setelah selesai dengan rutinitas persiapan, aku menyiapkan es batu untuk dimasukkan ke dalam tumbler yang akan aku bawa ke tempat magang, karena aku sangat menyukai minuman dingin. Dulu aku juga sangat menyukai minuman manis, tetapi setelah mengenal seseorang, gaya hidup aku perlahan berubah menjadi lebih sehat.

Setelah semua persiapan selesai dan aku berpamitan dengan ayah dan mimi, aku pun berangkat menuju tempat magang. Sepanjang perjalanan, aku mendengarkan musik dan sempat berencana untuk mampir membeli sarapan. Namun karena terlalu menikmati lagu yang aku dengarkan, aku lupa dengan rencana tersebut. Ketika sudah mendekati kantor, aku baru teringat dan melihat ke sekitar untuk mencari sarapan. Aku melihat seorang ibu penjual nasi kuning di pinggir jalan. Awalnya aku ragu, tetapi setelah melewatinya, aku memutuskan untuk memutar balik motor dan membeli nasi kuning tersebut.

Sesampainya di kantor, hal pertama yang aku lakukan adalah merapikan meja sebagai persiapan bekerja. Namun sebelum memulai pekerjaan, aku menyempatkan diri untuk sarapan terlebih dahulu. Setelah itu, aku memulai pekerjaan dengan melakukan rekonsiliasi bank untuk mengetahui pembayaran dari client yang sudah masuk, lalu menginput data tersebut ke dalam aplikasi Zoho. Dalam proses ini, aku sering mengalami kendala karena belum bisa memastikan pembayaran tersebut berasal dari client yang mana. Aku merasa kurang enak kepada mentor karena harus bertanya berulang kali, sehingga setiap harinya aku berusaha untuk lebih teliti dan meminimalisir pertanyaan.

Setelah rekonsiliasi bank selesai, aku melanjutkan pekerjaan dengan menginput Petty Cash. Karena sebelumnya bukti kwitansi Petty Cash sudah aku lengkapi, proses penginputan terasa lebih mudah. Meski demikian, penginputan belum sepenuhnya selesai karena masih ada pekerjaan lain yang harus dikerjakan.

Di tengah proses penginputan Petty Cash, Mbak Nanda memberikan aku beberapa invoice yang sudah ditandatangani untuk kemudian aku scan, aku input ke dalam file Excel, dan aku lakukan proses packing sesuai alamat tujuan pengiriman.

Setelah seluruh prosedur invoice selesai, aku kembali melanjutkan pekerjaan dengan mengarsipkan Petty Cash yang telah aku input sebelumnya. Namun, pengarsipan ini belum sepenuhnya selesai karena aku membagi waktu dengan pekerjaan lainnya. Pada hari ini juga terdapat agenda makan bersama, sehingga jam kerja berakhir lebih awal, yaitu pukul 16.00. Setelah itu, aku dan seluruh tim bersiap menuju tempat makan.

Sesampainya di tempat makan, aku menikmati momen kebersamaan bersama seluruh tim. Suasana yang hangat dan penuh kebersamaan membuat hari ini terasa lebih menyenangkan.

Sekian cerita aku hari ini. Semoga hari esok menjadi hari yang lebih baik.


Posted

in

by

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *