Pada hari Senin di Akhir tahun

Hai, aku Adzka. Ini adalah pertama kalinya aku membuat blog. Sebelumnya, aku sama sekali belum memiliki pengalaman menulis. Terakhir kali aku menulis mungkin saat masih duduk di bangku sekolah dasar, itu pun hanya di catatan diary kecilku.

Berbicara tentang akhir tahun, tahun 2025 menjadi tahun yang cukup berat dan melelahkan bagiku. Semuanya diawali pada bulan Januari, ketika aku diwajibkan menjalani program magang dari kampus. Dari sanalah ujian-ujian di tahun 2025 dimulai dan berlangsung hingga sekarang, di penghujung tahun. Perasaanku campur aduk setiap kali mengingat tahun ini. Ada lelah, ada sedih, tetapi juga ada rasa bangga karena aku menemukan diriku mampu menjalani hal-hal yang sebelumnya tidak pernah aku bayangkan bisa kulalui.

Menjalani hari Senin di pengujung tahun justru membuatku merasa bersemangat. Aku tidak sabar menantikan tahun baru, dengan begitu banyak harapan yang aku doakan untuk tahun 2026.

Hari Senin dimulai ketika aku dibangunkan oleh mamahku, yang biasa aku panggil Mimi. Beliaulah yang selalu membangunkanku untuk berangkat magang di Excellent. Karena aku perempuan, aku membutuhkan waktu yang cukup lama untuk mempersiapkan diri sebelum berangkat. Namun, semua sudah kupersiapkan sejak hari Minggu. Baju dan hijab sudah kubereskan agar siap dipakai hari ini dan seterusnya.

Setelah siap, aku mengendarai motorku dan mampir sebentar untuk membeli sarapan. Kebetulan bensinku juga habis, jadi aku mengisi bensin terlebih dahulu. Jarak dari rumah ke tempat magang cukup dekat, sekitar 30 menit perjalanan. Sesampainya di kantor, aku sarapan terlebih dahulu. Biasanya, sebelum pukul 08.00, aku langsung mulai menyelesaikan misi Duolingo.

Namun, hari itu aku belum sempat menyelesaikannya karena Mbak Zahro mengirim pesan agar aku segera mengikuti briefing. Saat briefing dimulai, aku sempat bingung mengenai topik yang akan dibahas. Aku tetap memperhatikan dengan saksama hingga akhirnya memahami bahwa aku dan tim magang lainnya mendapat tugas untuk membuat mind map. Karena hari itu cukup padat dengan pekerjaan, aku berencana mengerjakan tugas-tugas tersebut satu per satu agar tidak mepet dengan deadline yang telah ditentukan.

Setelah briefing selesai, aku langsung mengerjakan pekerjaan harian yang biasa kulakukan, yaitu rekonsiliasi pembayaran klien. Aku mengecek satu per satu mutasi rekening yang dikirimkan oleh Mbak Rahmi, lalu menginputnya ke dalam aplikasi Zoho. Setelah pekerjaan rekonsiliasi selesai, waktu menunjukkan jam makan siang.

Aku sempat bingung memilih menu makan siang hari itu, tetapi akhirnya memutuskan untuk membeli ketoprak di dekat kantor. Setelah membelinya, aku makan dengan tenang sambil menonton YouTube. Usai jam makan siang, aku melanjutkan pekerjaan berikutnya, yaitu packing invoice, scan invoice, serta menginput data invoice ke dalam Excel sebagai arsip perusahaan apabila suatu saat klien menanyakan perihal invoicenya.

Terakhir, aku menginput Petty Cash dengan melihat transaksi apa saja yang dilakukan, kemudian memasukkannya ke dalam aplikasi Zoho.

Sekian ceritaku hari ini, semoga hari esok menjadi lebih baik.


Posted

in

by

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *