Hari Pertama yang Penuh Cerita
Beberapa waktu lalu, aku mendapatkan kesempatan untuk ikut serta dalam MPP Event yang diadakan oleh Zeze Zahra. Buatku, ini menjadi pengalaman yang cukup spesial karena untuk pertama kalinya aku ikut terlibat dalam sebuah event yang diadakan oleh kantor. Sebelumnya aku belum pernah mengikuti event seperti ini, jadi rasanya campur aduk antara excited, penasaran, dan tentu saja sedikit deg-degan karena belum tahu akan seperti apa kegiatan yang akan aku jalani.
Di hari pertama, aku dan Mba Zahro berangkat menuju hotel tempat acara dilaksanakan. Kami mendapatkan kesempatan untuk pergi bersama Pak Boss menggunakan mobil beliau. Perjalanan menuju hotel memakan waktu sekitar satu setengah jam karena kebetulan kami berangkat bertepatan dengan jam pulang kerja, sehingga kondisi jalan tol cukup padat. Walaupun perjalanannya cukup lama, justru ada hal lain yang membuat perjalanan tersebut menjadi berkesan buatku. Selama perjalanan, aku mendapatkan banyak cerita dan pelajaran baru dari Pak Boss. Bisa mendengarkan pengalaman dan sharing secara langsung seperti itu merupakan kesempatan yang sebelumnya tidak pernah terpikirkan olehku.
Sesampainya di hotel sekitar sore atau menjelang malam, kami langsung menuju lobi untuk menunggu kunci kamar. Aku sekamar dengan Mba Zahro dan Suyen. Setelah semua selesai bersih-bersih dan bersiap, malam harinya kami menuju restoran hotel untuk makan malam sekaligus briefing.
Ternyata, selain tim Zeze Zahra, ada juga trainer yang ikut bergabung dalam acara tersebut. Salah satu hal yang paling aku syukuri dari kesempatan mengikuti event ini adalah bisa bertemu dengan orang-orang hebat yang sebelumnya tidak pernah aku bayangkan akan bisa kutemui. Ada banyak hal yang bisa dipelajari hanya dengan mendengarkan cerita dan pengalaman mereka. Ditambah lagi, kesempatan untuk banyak sharing dengan Pak Boss selama perjalanan maupun selama persiapan event menjadi pengalaman yang menurutku sangat berharga.
Saat briefing malam itu, kami mulai dijelaskan mengenai jobdesk masing-masing untuk hari pertama acara. Di sinilah rasa deg-deganku mulai terasa. Jujur, ada cukup banyak hal yang aku pikirkan. Aku takut kalau pekerjaanku kurang maksimal dan akhirnya justru menghambat pekerjaan anggota tim yang lain. Aku juga sempat takut memberikan first impression yang kurang baik kepada peserta karena ini merupakan pertama kalinya aku terlibat langsung dalam event seperti ini.
Tapi di balik semua rasa takut itu, aku sebenarnya punya satu keinginan sederhana. Aku ingin menjalankan jobdesk-ku sebaik mungkin dan bisa membantu tim semaksimal yang aku bisa.
Setelah briefing selesai, kami kembali ke kamar untuk beristirahat. Malam pertama sebenarnya aku bisa tidur cukup nyenyak, tetapi sebelum tidur pikiranku masih dipenuhi pertanyaan tentang acara besok. Aku terus berpikir, besok acaranya akan seperti apa, apakah semuanya akan berjalan lancar, dan apakah aku bisa menjalankan tugasku dengan baik.
Mungkin ini juga yang membuat bekerja dalam sebuah event terasa sedikit berbeda. Kita bukan hanya memikirkan apakah tugas kita sendiri sudah selesai, tetapi juga ikut memikirkan bagaimana keseluruhan acara bisa berjalan dengan baik dan bagaimana peserta yang datang bisa merasa nyaman dan menikmati acara tersebut.
Akhirnya, hari pertama event pun dimulai. Pagi itu suasananya cukup hectic karena ternyata ada perubahan ruangan secara tiba-tiba. Semua orang langsung bergerak untuk menyiapkan ruangan baru agar acara tetap bisa berjalan sesuai rencana. Walaupun untuk urusan merapikan ruangan sebenarnya dibantu oleh pihak hotel, perubahan yang cukup mendadak membuat semua tim harus ikut bergerak dan memastikan semuanya siap.
Acara kemudian dimulai dengan registrasi peserta yang menjadi salah satu jobdesk-ku. Namun, karena Mas Ari sedang pergi ke tempat fotokopi untuk mencetak beberapa kebutuhan acara, aku sementara membantu mengambil dokumentasi. Kebetulan kamera yang digunakan cukup canggih, tetapi ternyata cukup mudah juga untuk digunakan. Jadi aku tinggal mencoba mengambil foto dari beberapa momen yang ada. Semoga hasil fotonya lumayan bagus ya, hehehe.
Di sela-sela persiapan materi pertama, aku juga berkeliling untuk meminta paraf peserta. Setelah itu, pemateri pertama mulai menyampaikan materinya. Aku menunggu di bagian depan ruangan dan sesekali keluar masuk untuk mengambil dokumentasi. Dari hal-hal sederhana seperti ini saja aku sudah mendapatkan pengalaman baru tentang bagaimana sebuah event berjalan dan bagaimana setiap orang memiliki perannya masing-masing untuk memastikan acara tetap berjalan dengan baik.
Setelah materi pertama selesai, kami semua beristirahat untuk makan siang dan melaksanakan sholat. Setelah itu, acara dilanjutkan dengan materi kedua yang disampaikan oleh Pak Boss.
Ada satu hal yang cukup menarik buatku dari sesi ini. Aku yang saat itu masih berusia 22 tahun justru mendapatkan kesempatan untuk mendengarkan materi tentang mempersiapkan pensiun lima tahun sebelumnya. Kalau dipikir-pikir, mungkin tidak banyak orang seusia 22 tahun yang sudah mendapatkan kesempatan untuk mendengarkan pembahasan seperti ini. Aku merasa cukup beruntung karena bisa mendapatkan ilmu tersebut sejak sekarang.
Cara Pak Boss menyampaikan materi juga menurutku membuat suasana acara menjadi lebih hidup. Ada beberapa selingan dan cerita yang membuat peserta tetap menikmati materi. Aku juga melihat para peserta mendengarkan dengan cukup seksama. Menurutku, materi yang diberikan sangat membantu, terutama bagi orang-orang yang masih awam dengan pengetahuan finansial.
Dari sesi tersebut, aku kembali mendapatkan pelajaran bahwa mempersiapkan masa depan memang sebaiknya dilakukan sedini mungkin. Tidak harus langsung melakukan sesuatu yang besar, tetapi setidaknya mulai memahami dan mempersiapkannya sedikit demi sedikit.
Setelah Pak Boss selesai menyampaikan materi, entah kenapa aku ikut merasa lega, hehehe. Mungkin karena sejak malam sebelumnya aku juga ikut memikirkan bagaimana jalannya acara dan bagaimana materi yang akan disampaikan. Jadi ketika sesi tersebut selesai dengan baik, rasanya seperti ikut melepas rasa tegang yang sejak awal aku rasakan.
Akhirnya, hari pertama event pun ditutup dengan baik. Kalau dipikir-pikir, ternyata dalam satu hari saja aku mendapatkan begitu banyak pengalaman baru. Mulai dari perjalanan bersama Pak Boss, bertemu dengan orang-orang baru, belajar bekerja dalam sebuah event, mencoba mengambil dokumentasi, sampai mendapatkan ilmu baru tentang finansial.
Yang paling aku syukuri bukan hanya karena mendapatkan pengalaman baru, tetapi karena aku diberikan kesempatan untuk mencoba sesuatu yang sebelumnya belum pernah kulakukan. Ternyata ketika kita diberi kesempatan untuk keluar dari rutinitas dan mencoba hal baru, selalu ada pelajaran yang bisa dibawa pulang.
Dan ternyata, satu hari saja sudah memberikan begitu banyak cerita. 🌷