Perjalanan Kecil di Tengah Teriknya Bekasi
Hari ini agaknya menjadi salah satu hari yang cukup berkesan. Bukan karena ada pekerjaan yang sulit, tetapi karena hari ini aku kembali mendapat kesempatan untuk melakukan kunjungan ke beberapa tempat. Destinasinya cukup lengkap, mulai dari Bank BCA, Bank MNC, hingga yang baru bagiku, yaitu Kantor Pelayanan Pajak (KPP).
Tujuan utamaku ke KPP adalah untuk mengurus akun Coretax. Ternyata akun Coretax milikku tidak bisa diakses menggunakan email yang saat ini aku gunakan. Padahal NPWP-ku sudah dibuat sejak beberapa tahun lalu. Hanya saja, aku memang belum pernah benar-benar menggunakan Coretax, bahkan saat sistemnya masih menggunakan DJP Online pun aku hampir tidak pernah login.
Awalnya aku berpikir kantor pajak yang berada di dekat Bank BCA itu adalah KPP. Jadi aku sudah menyusun rencana perjalanan sendiri: ke kantor pajak terlebih dahulu, lanjut ke BCA, lalu terakhir ke Bank MNC.
Ternyata, rencanaku harus sedikit berubah.
Sesampainya di sana, baru aku mengetahui bahwa kantor tersebut ternyata adalah Kanwil, bukan KPP. Petugas yang berjaga pun dengan ramah mengarahkan aku ke KPP yang berada di daerah dekat RS Bella.
Jujur saja, di situlah tantangannya dimulai.
Aku termasuk orang yang cukup sulit menghafal jalan, apalagi nama-nama daerah. Lucunya lagi, aku lahir dan besar di Bekasi. Tapi tetap saja ada banyak daerah yang asing bagiku karena selama ini kalau bepergian biasanya bersama keluarga atau diantar ketika ada keperluan. Alhasil, kemampuan menghafal jalanku memang tidak terlalu berkembang. Hehehe.
Karena masih belum yakin dengan lokasi KPP yang dimaksud, akhirnya aku memutuskan untuk menyelesaikan urusan di Bank BCA terlebih dahulu.
Di Bank BCA antreannya lumayan panjang. Sambil menunggu nomor antrean dipanggil, aku menelepon ayah untuk memastikan lokasi KPP yang tadi dijelaskan oleh petugas. Seperti biasa, ketika beliau menyebutkan nama jalan atau nama daerah, aku hanya bisa mengangguk sambil berkata, “Yang mana ya?” Akhirnya, solusi terbaik adalah… dikirimkan Google Maps. Untung ada teknologi yang bisa menyelamatkan anak yang tidak hafal jalan sepertiku.
Setelah urusan di Bank BCA selesai, perjalanan dilanjutkan ke Bank MNC. Di sana pun aku kembali menunggu sekitar tiga puluh menit sebelum semua urusan selesai.
Barulah setelah itu, misi terakhir dimulai.
Dengan Google Maps di tangan kiri dan semangat yang masih tersisa, aku menuju KPP Bekasi Timur. Ternyata jaraknya tidak terlalu jauh, sekitar dua belas menit dari Bank MNC. Di tengah teriknya matahari Bekasi, aku mengikuti petunjuk Maps sampai akhirnya berhasil tiba di tujuan.
Sesampainya di KPP, ternyata prosesnya juga membutuhkan waktu yang cukup lama. Mulai dari mengambil antrean, mengisi formulir, hingga proses administrasi lainnya. Walaupun cukup memakan waktu, semuanya berjalan dengan lancar sampai akhirnya urusan selesai dan aku bisa kembali ke kantor.
Kalau dipikir-pikir, hari ini memang sederhana. Hanya berpindah dari satu tempat ke tempat lain untuk menyelesaikan beberapa keperluan. Tapi dari perjalanan seperti ini aku juga belajar banyak hal. Ternyata tidak semua rencana berjalan persis seperti yang kita bayangkan. Kadang kita harus sedikit memutar arah, bertanya kepada orang lain, atau mengandalkan Google Maps agar sampai ke tujuan.
Dan mungkin, pelan-pelan aku juga harus mulai belajar menghafal jalan. Masa iya sudah tinggal di Bekasi dari lahir tapi masih sering bingung kalau disuruh mencari lokasi sendiri? Hehehe.
Yang jelas, hari ini menjadi pengalaman baru lagi. Menambah pengetahuan tentang proses administrasi di KPP, kembali berkunjung ke beberapa bank, dan tentunya menambah sedikit keberanian untuk menjelajahi Bekasi sendiri.
Sekian cerita “Keliling Bekasi” hari ini. Rasanya seperti kalimat yang sering muncul di media sosial, “Simatupang rasa California.” Bedanya, kalau versiku mungkin lebih cocok disebut “Bekasi rasa California”, lengkap dengan matahari yang bersinar sangat maksimal dari pagi sampai siang. 🌞😄
Pengalaman yang menarik. Untuk mengurus akun coretax, sepertinya boleh juga dibuat seri tulisan terpisah. Bagaimana prosesnya, dokumen apa saja yang harus disiapkan, apa saja isian formulir yang diisi, etc.
Bisa jadi banyak orang yang mengalami hal yang sama dan terbantu dengannya 🙂
Boleh om, nanti say coba untuk tulis mekanisme penggantian nomor Hp dan Email untuk akun coretax.
Terima kasih om untuk ide tulisan blog saya selanjutnya hehehhee