Beberapa hari terakhir ini aku cukup sering bolak-balik ke bank untuk mengurus beberapa keperluan administrasi perusahaan. Menariknya, itu terjadi dua hari berturut-turut. Awalnya aku sempat berpikir pasti akan cukup melelahkan, karena biasanya urusan bank identik dengan antrean panjang, proses yang ribet, dan banyak hal yang harus dipastikan satu per satu. Tapi ternyata, dua hari itu justru memberikan pengalaman dan pelajaran kecil yang cukup membekas buat aku.
Alhamdulillah, selama proses pengurusan di bank semuanya berjalan cukup lancar. Bahkan beberapa hal yang awalnya aku pikir akan sulit ternyata bisa diproses dengan baik setelah dikomunikasikan dengan benar. Dari situ aku mulai sadar kalau kadang dalam mengurus sesuatu, terutama yang berhubungan dengan administrasi atau pelayanan, cara kita menyampaikan kebutuhan itu ternyata penting banget.
Selama ini mungkin banyak orang, termasuk aku juga kadang begitu, suka memulai pertanyaan dengan nada ragu-ragu. Misalnya seperti, “Kalau begini memang nggak bisa ya?” atau “Ini kayaknya nggak bisa ya?” Padahal tanpa sadar, kalimat seperti itu justru seperti memberikan jawaban terlebih dahulu untuk lawan bicara. Dan sering kali, akhirnya respons yang kita dapat juga mengikuti arah pembicaraan tersebut.
Aku jadi ingat salah satu hal yang sering banget disampaikan Pak Bos di kantor. Beliau selalu bilang, kalau kita punya kebutuhan atau ingin mengajukan sesuatu, sampaikan dulu apa yang memang kita mau. Jangan langsung memulai dengan keraguan atau kemungkinan negatif. Karena kalau dari awal kita sudah bilang “nggak bisa ya?”, biasanya lawan bicara jadi otomatis menjawab sesuai dengan keraguan kita sendiri.
Dan ternyata setelah dijalani langsung, memang benar. Waktu di bank, ada beberapa hal yang awalnya aku pikir akan susah diproses. Tapi saat aku mencoba menyampaikan kebutuhan dengan jelas dan langsung ke poinnya, respons yang diberikan justru cukup membantu. Bahkan beberapa pihak bank mencoba mencarikan solusi atau alternatif yang bisa dilakukan.
Dari situ aku belajar kalau koordinasi dan komunikasi itu memang penting banget. Kadang bukan soal bisa atau tidaknya, tapi soal bagaimana kita menyampaikan maksud kita. Apalagi di dunia kerja, ternyata kemampuan untuk berbicara dengan jelas, negosiasi dengan baik, dan menjelaskan kebutuhan itu sangat membantu dalam banyak situasi.
Selain itu, aku juga merasa kalau sikap saat berbicara punya pengaruh besar. Waktu kita datang dengan cara bicara yang baik, sopan, dan jelas, orang lain juga jadi lebih enak membantu kita. Walaupun mungkin prosesnya tetap membutuhkan waktu, tapi setidaknya komunikasi jadi berjalan lebih nyaman.
Dua hari keliling bank ini akhirnya bukan cuma soal menyelesaikan urusan administrasi saja. Tapi ada pelajaran kecil yang tanpa sadar ikut aku bawa pulang. Tentang bagaimana cara menyampaikan sesuatu, tentang pentingnya percaya diri saat berbicara, dan tentang bagaimana komunikasi yang tepat bisa membuat banyak hal terasa lebih mudah.
Kadang memang pengalaman seperti ini terlihat sederhana. Hanya pergi ke bank, mengurus dokumen, lalu pulang. Tapi ternyata dari aktivitas kecil seperti itu pun tetap ada hal yang bisa dipelajari.
Dan sekarang aku jadi semakin paham kenapa Pak Bos sering mengingatkan hal itu. Karena ternyata, dalam banyak situasi, cara kita berbicara bisa sangat menentukan arah pembicaraan dan hasil yang akan kita dapatkan nantinya.
Leave a Reply