Healing Tipis-Tipis, Deg-degan Banyak: Cerita Liburan Lebaran

Hai, selamat datang lagi di ceritaku 🌿

Libur lebaran kali ini terasa berbeda dari biasanya. Setelah beberapa hari menikmati waktu di rumah, akhirnya aku dan keluarga memutuskan untuk pergi jalan-jalan ke Sari Ater Hot Spring Resort.

Perjalanan ke sana cukup menyenangkan. Sepanjang jalan, suasananya masih terasa nuansa lebaran ramai, tapi hangat. Banyak keluarga lain yang juga sepertinya punya tujuan yang sama: menikmati liburan bersama orang tersayang.

Sesampainya di sana, udaranya langsung terasa sejuk. Jujur, itu yang paling aku suka. Setelah hari-hari penuh aktivitas dan suasana kota, rasanya seperti “dikasih napas baru”.

Awalnya, aku pikir liburan ini bakal santai berendam air panas, jalan-jalan, makan, selesai. Tapi ternyata… ada satu momen yang cukup “menguji keberanian”.

Rafting.

Iya, aku ikut rafting bareng keluarga. Awalnya aku semangat, karena kelihatannya seru. Tapi begitu lihat langsung kondisi alirannya… aku mulai ragu.

Airnya cukup deras, jalurnya banyak bebatuan, dan entah kenapa airnya terasa agak asin. Di situ aku mulai mikir,
“Ini aman nggak ya…?”

Tapi karena sudah bareng keluarga dan semua pada excited, akhirnya aku tetap ikut.

Di awal perjalanan, aku masih bisa menikmati. Ketawa, teriak, bahkan sempat merasa ini bakal jadi pengalaman seru. Tapi semakin jauh, arusnya makin terasa menantang.

Beberapa kali perahu kami menghantam batu. Nggak keras, tapi cukup bikin jantung deg-degan. Di situ aku mulai pegang erat, setengah panik, setengah berusaha tetap tenang.

Ada momen di mana aku benar-benar takut.
Bukan takut berlebihan, tapi lebih ke… sadar kalau ini di luar zona nyaman aku.

Tapi anehnya, justru di situ aku merasa hidup banget.

Suara air, teriakan kami, tawa yang campur aduk sama rasa tegang semuanya jadi satu pengalaman yang nggak bakal aku lupain.

Dan yang paling penting, aku nggak sendirian.
Aku ada di situ bareng keluarga.

Setelah selesai, rasanya lega banget. Campur aduk antara capek, senang, dan… bangga sama diri sendiri karena berani mencoba sesuatu yang awalnya aku takutin.

Liburan ini jadi pengingat sederhana kalau kebahagiaan nggak selalu datang dari hal yang tenang. Kadang justru dari hal yang bikin kita deg-degan, tapi dijalani bareng orang-orang terdekat.

Lebaran kali ini bukan cuma soal makanan enak atau baju baru,
tapi juga tentang momen, keberanian kecil, dan kebersamaan.

Dan dari semua itu, aku belajar satu hal:
kadang rasa takut itu perlu… supaya kita tahu rasanya berani 🤍


Posted

in

by

Tags:

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *