Tidak terasa, waktu berjalan begitu cepat. Rasanya baru kemarin aku merasakan usia 20 tahun dengan banyak rasa penasaran tentang kehidupan. Sekarang, perlahan aku mulai mendekati usia 22 tahun. Di titik ini, ada banyak hal yang membuatku berpikir lebih dalam tentang diri sendiri dan tentang perjalanan yang sudah aku lewati.
Usia 22 mungkin bukan angka yang terlalu besar, tapi entah kenapa terasa seperti sebuah fase baru. Fase di mana kita mulai melihat hidup dengan cara yang sedikit berbeda. Tidak lagi sepenuhnya seperti remaja, tapi juga belum benar-benar merasa sebagai orang dewasa yang sudah tahu arah hidupnya.
Di detik-detik menuju usia ini, aku sering memikirkan banyak hal. Tentang mimpi yang dulu pernah aku tulis, tentang rencana yang masih ingin aku wujudkan, dan tentang proses yang masih harus aku jalani. Kadang muncul pertanyaan kecil di dalam diri: apakah aku sudah berada di jalan yang tepat?
Melihat ke belakang, ternyata ada banyak hal yang sudah terjadi dalam beberapa tahun terakhir. Ada pengalaman baru, pelajaran dari kesalahan, serta momen-momen yang membentuk diriku menjadi seperti sekarang. Meskipun tidak semuanya berjalan sesuai harapan, setiap pengalaman tetap memberi arti.
Menyentuh usia 22 juga membuatku mulai lebih memahami bahwa hidup tidak selalu harus berjalan sempurna. Tidak semua hal harus sudah tercapai di usia ini. Ada orang yang sudah menemukan jalannya lebih cepat, ada juga yang masih terus mencari. Dan mungkin itu tidak masalah.
Yang penting adalah tetap berjalan, meskipun pelan.
Di usia ini aku hanya berharap bisa terus bertumbuh. Menjadi pribadi yang lebih baik dari hari ke hari, lebih berani mencoba hal baru, dan lebih percaya pada proses yang sedang dijalani.
Mungkin usia 22 bukan tentang sudah sampai di mana, tetapi tentang bagaimana kita terus melangkah ke depan.
Dan di detik-detik menuju usia itu, aku hanya ingin mengingat satu hal: tidak apa-apa jika semuanya masih dalam proses. Yang penting aku tidak berhenti untuk terus belajar dan berkembang. ✨
Leave a Reply