Halo, kembali lagi dengan cerita aktivitasku sehari-hari.
Walaupun kegiatanku dari hari ke hari terkadang terasa sama, selalu ada hal baru yang aku alami. Entah itu pengalaman kecil, kejadian tak terduga, atau pelajaran sederhana yang akhirnya membuat hariku terasa lebih bermakna.
Seperti biasa, hariku dimulai dengan persiapan untuk berangkat magang. Suasana rumah cukup ramai karena semua orang punya aktivitas masing-masing. Setelah selesai bersiap, aku langsung berangkat menuju kantor. Namun, sebelum sampai, aku mampir terlebih dahulu untuk membeli sarapan di dekat rumah.
Sarapan kali ini aku membeli salad dan spaghetti. Jujur saja, rasanya kurang sesuai dengan ekspektasiku. Padahal tempatnya menjual makanan pagi dengan harga yang menurutku tidak murah. Dalam hati aku sempat berpikir, kalau tahu rasanya seperti ini, sepertinya lebih baik membeli nasi kuning saja. Tapi ya sudah, tetap aku makan meskipun tidak sampai habis.
Sesampainya di kantor dan setelah selesai sarapan, aktivitas pertama yang aku lakukan adalah menyelesaikan misi harian di Duolingo. Tidak lama kemudian, Mbak Ami menginformasikan bahwa setelah rekonsiliasi bank, aku perlu pergi ke bank. Aku pun langsung bertanya bank mana yang harus aku datangi dan keperluannya apa. Ternyata aku diminta untuk pergi ke Bank Mandiri Taspen guna mengambil mutasi rekening perusahaan.
Aku kembali memastikan apa saja yang perlu dibawa serta lokasi Bank Mandiri Taspen tersebut. Setelah semua jelas, aku menyelesaikan rekonsiliasi bank terlebih dahulu, lalu bersiap untuk berangkat ke bank. Sebelumnya, aku sempat mengecek lokasi bank melalui Google Maps agar tidak salah arah.
Setelah semua persiapan selesai, aku langsung berangkat menuju Bank Mandiri Taspen. Perjalanan menuju bank berjalan lancar karena jaraknya cukup dekat dari kantor. Sekitar 15–20 menit, aku sudah sampai di lokasi. Saat tiba, aku sempat bingung mengenai jalur masuk parkir motor dan mobil. Jujur saja, aku jarang mengurus keperluan seperti ini sendirian. Biasanya, jika ada urusan di Bekasi, aku ditemani ayah, atau seseorang yang sudah menemaniku kurang lebih dua tahun terakhir.
Setelah mengambil karcis parkir dan memarkirkan motor, aku masuk ke dalam bank dan disambut oleh petugas keamanan yang sangat ramah. Aku sempat memastikan apakah benar ini Bank Mandiri Taspen. Petugas tersebut menjelaskan bahwa Bank Mandiri Taspen berada di ujung ruko, sehingga ternyata Bank Mandiri dan Bank Mandiri Taspen adalah dua kantor yang berbeda. Setelah mendapatkan informasi yang benar, aku langsung menuju Bank Mandiri Taspen.
Sesampainya di sana, aku diarahkan untuk mengambil nomor antrean customer service. Jujur, aku masih cukup bingung karena ini pengalaman pertamaku mengurus keperluan perbankan seperti ini. Namun, staf Bank Mandiri Taspen sangat informatif dan membantu. Aku menunggu sekitar 15 menit hingga akhirnya dipanggil ke customer service.
Saat dilayani, aku menyampaikan keperluanku untuk meminta mutasi rekening perusahaan. Awalnya, staf bank menjelaskan bahwa permintaan mutasi perusahaan biasanya memerlukan surat kuasa. Namun, setelah melihat dokumen yang aku bawa dan nama perusahaannya, staf tersebut mengatakan bahwa mutasi rekening sebenarnya sudah dicetak, hanya saja belum sempat dijadikan file PDF dan dikirimkan ke Mbak Ami karena awal bulan merupakan periode yang cukup sibuk bagi pihak bank.
Setelah mutasi rekening tersebut diberikan, aku langsung kembali ke kantor. Prosesnya ternyata tidak memakan waktu lama karena antrean tidak terlalu panjang. Setibanya di kantor, aku menyerahkan mutasi rekening tersebut kepada Mbak Ami, lalu diminta untuk melakukan scan dokumen.
Setelah urusan ke bank selesai, aku melanjutkan aktivitas rutin lainnya, seperti menginput dan mengarsipkan petty cash, melakukan scan invoice, mengirim softcopy invoice melalui email, serta membaca artikel Catatan Harian Dahlan di website Disway.
Tak terasa, seluruh pekerjaan pun selesai dan jam pulang kantor tiba. Aku kembali ke rumah dengan perasaan puas karena hari ini terasa sangat produktif. Aku memang selalu merasa lebih senang ketika menjalani hari yang produktif, karena rasanya waktu yang aku punya tidak terbuang sia-sia.
Sekian ceritaku hari ini. Sampai jumpa di cerita selanjutnya 🌿
Leave a Reply