Setiap hari di masa magang selalu membawa pengalaman baru, meskipun aktivitas yang dijalani sering kali terlihat serupa. Justru dari rutinitas itulah aku belajar banyak hal tentang ketelitian, tanggung jawab, serta bagaimana bersikap profesional di dunia kerja. Hari ini menjadi salah satu hari yang terasa produktif dan penuh pembelajaran, meski dijalani dengan kegiatan yang terstruktur dan sederhana.
Aku mengawali hari dengan menyelesaikan misi harian di aplikasi Duolingo. Walaupun terlihat sepele, kebiasaan kecil ini membantuku untuk tetap konsisten belajar bahasa Inggris di sela-sela aktivitas magang. Dari sini aku belajar bahwa pengembangan diri tidak harus menunggu waktu luang yang panjang, tetapi bisa dimulai dari langkah-langkah kecil yang dilakukan secara rutin.
Setelah itu, aku melanjutkan aktivitas dengan membaca artikel Catatan Harian Dahlan melalui website Disway. Membaca tulisan-tulisan tersebut selalu memberiku sudut pandang baru tentang kehidupan dan cara berpikir yang lebih luas. Kegiatan membaca ini menjadi jeda yang produktif sebelum aku masuk ke pekerjaan administratif.
Memasuki pekerjaan utama, aku melakukan rekonsiliasi bank berdasarkan data mutasi rekening yang tersedia. Proses ini menuntut ketelitian karena aku harus mencocokkan setiap transaksi dengan nomor invoice atau nama perusahaan klien yang tercatat di sistem Zoho. Dari mutasi bank tersebut, aku menelusuri satu per satu data klien untuk memastikan pembayaran yang masuk sudah sesuai. Setelah data ditemukan dan nominalnya cocok, barulah aku menginput transaksi tersebut ke Zoho agar status pembayaran klien dapat diperbarui menjadi paid.
Selain rekonsiliasi bank, aku juga mengerjakan pengarsipan petty cash. Kegiatan ini semakin menyadarkanku bahwa pencatatan keuangan yang rapi dan terstruktur sangat penting. Data yang terlihat kecil dapat berdampak besar apabila tidak dikelola dengan baik. Dari proses ini, aku belajar tentang pentingnya kedisiplinan dan konsistensi dalam administrasi keuangan.
Di sela-sela aktivitas tersebut, aku mengikuti briefing bersama tim PKL yang membahas progres tugas mind map. Briefing hari ini terasa cukup spesial karena merupakan hari terakhir Zahwa dan Cipa menjalani masa PKL di Excellent. Pada kesempatan tersebut, keduanya mempresentasikan mind map yang telah mereka susun.
Cipa memaparkan mind map mengenai rencana masa depannya untuk masuk ke perguruan tinggi negeri. Ia menjelaskan strategi-strategi yang telah ia siapkan, mulai dari target belajar hingga langkah-langkah yang akan ia lakukan untuk mencapai mimpinya. Melihat perencanaan yang ia susun dengan matang, aku merasa kagum dan mendoakan yang terbaik untuk apa pun hasil yang akan ia capai nantinya.
Sementara itu, Zahwa mempresentasikan mind map yang berfokus pada pengembangan personal. Mind map tersebut berisi rencana-rencana yang ingin ia perbaiki dan capai di tahun 2026, seperti memperbaiki pola tidur, membangun kebiasaan positif, serta target-target pribadi lainnya. Presentasi Zahwa terasa sangat reflektif dan menjadi pengingat bahwa pengembangan diri tidak selalu tentang target besar, tetapi tentang konsistensi dalam memperbaiki hal-hal kecil.
Setelah Zahwa dan Cipa selesai mempresentasikan hasilnya, Mbak Nanda kemudian menanyakan progres tugas mind map dari tim magang. Satu per satu kami diminta untuk menyampaikan sejauh mana pengerjaan tugas tersebut. Saat giliranku tiba, aku menjelaskan bahwa aku mengerjakan mind map semalam dan progresnya sudah cukup banyak, meskipun masih perlu penyempurnaan di beberapa bagian. Setelah itu, giliran Dila, Rafi, dan Vito untuk menyampaikan progres masing-masing. Diskusi ini cukup membantu karena memberikan gambaran perkembangan kami satu sama lain.
Usai briefing bersama tim PKL dan magang, aku kembali mengikuti briefing all team yang diinformasikan secara mendadak oleh Mbak Zahro. Meskipun terkesan tiba-tiba, briefing ini tetap berjalan dengan baik dan memberikan informasi penting yang perlu diketahui oleh seluruh tim. Aku merasa kegiatan briefing sangat membantu dalam membangun komunikasi dan memastikan setiap pekerjaan berjalan selaras.
Menjelang akhir jam kerja, aku meluangkan waktu untuk menuliskan aktivitas hari ini dalam bentuk blog. Menulis menjadi caraku untuk merefleksikan apa saja yang telah aku jalani, sekaligus menyadari bahwa setiap tugas sekecil apa pun selalu membawa pelajaran. Dari proses ini, aku belajar untuk lebih menghargai perjalanan, bukan hanya hasil akhirnya.
Hari ini mungkin tidak diisi dengan hal-hal besar atau istimewa, tetapi dari setiap rutinitas yang dijalani, aku mendapatkan banyak pembelajaran. Aku belajar untuk lebih teliti, lebih disiplin, dan lebih terbuka untuk terus belajar. Karena pada akhirnya, proses kecil yang dijalani dengan konsisten akan membentuk langkah besar di masa depan.
Sekian ceritaku hari ini.
Leave a Reply