Gloomy Day, Productive Mind

Hai, apa kabar?
Semoga siapa pun yang membaca tulisan ini selalu diberikan kesehatan dan hal-hal baik.

Hari Senin setelah libur panjang terasa cukup refreshing. Dari Jumat hingga Sabtu, aku menghabiskan waktu berlibur bersama keluarga. Menghabiskan waktu lebih banyak dengan keluarga membuat pikiranku terasa lebih tenang. Sebelumnya, aku jarang memiliki kesempatan untuk mengobrol panjang dengan saudara-saudaraku. Namun, pada liburan kali ini, kami bisa saling bertukar pikiran dan bercerita. Aku merasa senang karena liburan kali ini kami juga menginap di tempat yang nyaman. Biasanya, karena rencana yang mendadak, kami sering mendapatkan penginapan yang kurang sesuai. Kali ini terasa berbeda dan lebih menyenangkan.

Kembali beraktivitas setelah liburan panjang membuatku kembali bersemangat untuk lebih produktif dan tidak terlena oleh suasana liburan. Walaupun minggu ini hanya terdiri dari tiga hari kerja dan satu hari WFH, aku tetap merasa bersyukur. Terlebih lagi, liburan selanjutnya sudah direncanakan bersama teman-teman.

Hari ini dimulai dengan bangun sedikit lebih siang dari biasanya karena siangnya aku tidur terlalu lama. Meski begitu, aku tetap tidak terlambat datang ke kantor. Seperti rutinitas pada umumnya, aku merapikan tempat tidur, lalu bersiap dengan mandi, skincare, dan makeup. Setelah semuanya rapi, aku teringat satu hal: sejak sudah menerima gaji, rutinitas “dikasih uang jajan” sepertinya sudah resmi berakhir—haha.

Aku pun langsung bergegas menuju kantor. Dalam perjalanan, aku sudah memikirkan menu sarapan. Pilihannya cukup banyak dan sempat membuatku bingung, tetapi setelah beberapa saat berpikir, akhirnya aku memutuskan untuk membeli onigiri, risol, dan kue lapis.

Sesampainya di kantor, aku langsung sarapan sebelum memulai aktivitas. Setelah itu, hal pertama yang aku lakukan adalah menyelesaikan misi Duolingo. Karena sudah sempat aku cicil saat bersiap di rumah, menyelesaikan misi hari ini tidak memakan banyak waktu. Tak lama kemudian, Mbak Rahmi mengirimkan bukti mutasi bank untuk aku lakukan rekonsiliasi guna mengecek client mana saja yang sudah melakukan pembayaran, lalu hasilnya diinformasikan kepada Mbak Nanda.

Saat proses rekonsiliasi, aku sempat bertanya kepada Mbak Rahmi karena mengira ada pembayaran yang kurang. Ternyata, aku kurang teliti dan lupa bahwa client tersebut merupakan perusahaan pemerintah, sehingga PPN ditanggung oleh pihak mereka. Aku sempat merasa kesal pada diri sendiri karena hal kecil seperti itu bisa terlewat, tetapi dari situ aku belajar untuk lebih teliti ke depannya. Aku merasa senang bisa magang di Excellent karena hampir setiap hari selalu ada ilmu baru yang aku dapatkan.

Setelah rekonsiliasi bank selesai, aku memutuskan untuk membaca Catatan Harian Dahlan di website Disway. Tulisan Pak Dahlan hari ini membahas tentang kekayaan desa di tepi barat Danau Toba. Setelah membaca artikel tersebut, aku melanjutkan mengerjakan tugas mind map dengan mengikuti langkah-langkah yang telah diberikan. Kegiatan ini aku lakukan hingga tiba waktu makan siang.

Hari ini, aku berniat membelikan kopi untuk tim perempuan. Awalnya, aku berencana membeli Nescafe dan meminta Zahwa untuk menemaniku. Namun, saat kami sampai di tempat Nescafe, ternyata toko tersebut tutup. Kami mencoba mencari cabang lain yang dekat rel, tetapi hasilnya sama. Di tengah perjalanan, kami melihat Kopi Seribu Jiwa, dan akhirnya memutuskan untuk membeli kopi di sana. Cuaca hari ini sangat mendung, sehingga aku dan Zahwa sempat terkena gerimis. Setelah membeli kopi, aku juga membeli ayam untuk menu makan siangku.

Kami pun kembali ke kantor. Aku membagikan kopi kepada teman-teman, lalu makan siang sambil menonton YouTube. Aku sangat menyukai tontonan yang ringan dan menghibur, salah satunya Lapor Pak. Sejak beberapa tahun lalu, acara tersebut selalu berhasil memperbaiki mood-ku.

Setelah jam makan siang selesai, aku kembali melanjutkan pekerjaan. Aku menyicil laporan magang di website KEMNAKER dan menyelesaikan penulisan blog ini sebelum jam pulang kerja. Aku sangat menyukai cuaca yang gloomy namun tidak hujan, karena udaranya terasa lebih sejuk. Hari ini terasa cukup produktif untuk ukuran hari Senin, dan aku memang menyukai hari-hari yang produktif karena membuatku merasa tidak menyia-nyiakan waktu. Jika hari kerja dijalani dengan produktif, maka akhir pekan menjadi waktu yang paling menyenangkan untuk dinantikan.

Setelah seluruh pekerjaan selesai, tibalah waktunya pulang kerja. Aku pun bergegas menuju rumah, menutup hari ini dengan rasa syukur atas hari yang indah dan pelajaran kecil yang bisa aku petik.

Aku berharap setiap hari membawaku menjadi pribadi yang lebih baik, lebih bijak, dan tidak pernah lelah untuk terus belajar.
Sekian ceritaku hari ini, sampai jumpa di cerita berikutnya.


Posted

in

by

Tags:

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *