Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
Adzka Journal

My WordPress Blog

Adzka Journal

My WordPress Blog

  • Home
  • About
  • Sample Page
  • Home
  • About
  • Sample Page
Subscribe
Close

Search

Uncategorized

First Flower

By adzka
September 1, 2026 2 Min Read
2

Dulu waktu masih sekolah, aku pernah berpikir, “Kapan ya aku dikasih bunga untuk pertama kalinya?”

Entah kenapa, melihat orang lain mendapatkan bunga selalu terasa manis. Aku sendiri belum pernah mengalaminya, jadi kadang suka membayangkan seperti apa rasanya menerima bunga dari seseorang. Tapi ternyata, first flower-ku datang di momen yang sama sekali tidak aku duga.

Waktu graduation SMA, orang tuaku datang dan membawakan bunga untukku. Jujur, sebelumnya aku sama sekali tidak berekspektasi akan mendapatkan bunga. Walaupun saat itu aku melihat banyak orang tua yang datang membawa bunga untuk anaknya, aku tidak berpikir bahwa orang tuaku juga akan melakukan hal yang sama.

Sampai akhirnya aku melihat mereka datang membawa bunga untukku.

Rasanya bahagia banget. Bukan hanya karena bunganya, tapi karena ternyata sesuatu yang selama ini cuma ada di pikiranku akhirnya benar-benar terjadi. Dan menurutku, ada rasa bahagia yang berbeda ketika sesuatu datang tanpa kita harapkan.

Momen itu akhirnya menjadi first flower yang aku dapatkan.

Kemudian beberapa tahun setelahnya, aku mendapatkan first flower dari orang lain. Ceritanya juga cukup random, bahkan kalau diingat-ingat sekarang sedikit lucu. Waktu itu aku sedang mengikuti interview organisasi kampus yang berlangsung sampai tengah malam. Kalau dipikir-pikir, isinya lebih banyak dimarahin senior daripada hal-hal yang menyenangkan. Wkwkwk.

Memang, kalau membicarakan senior di kampus, kenanganku tidak selalu manis. Senioritasnya lumayan terasa.

Di tengah rasa lelah setelah seharian sampai malam mengikuti interview, ternyata ada seseorang yang sudah menungguku dari siang sampai malam. Ketika aku hendak diantar pulang, ternyata dia sudah membelikan bunga untukku.

Hihihihi.

Rasanya sederhana, tapi justru karena datang di saat yang tidak aku sangka, bunga itu terasa spesial.

Dari dua bunga tersebut, aku jadi sadar kalau mungkin yang membuat bunga terasa berkesan bukan hanya bunganya. Bunga memang bisa layu, warnanya bisa berubah, dan pada akhirnya tidak akan bertahan selamanya.

Tapi perasaan saat menerimanya?

Itu yang mungkin akan jauh lebih lama tersimpan.

Apalagi ketika bunga tersebut datang di momen yang tidak kita harapkan. Kadang justru hal-hal sederhana seperti itu yang akhirnya menjadi kenangan yang paling susah dilupakan.

Jadi kalau ditanya apa first flower-ku, jawabannya bukan cuma satu.

Bunga pertama datang dari orang tuaku, di hari graduation SMA. Dan bunga pertama dari seseorang datang di tengah malam setelah hari yang melelahkan.

Dua bunga dengan cerita yang berbeda, tapi sama-sama punya tempat sendiri dalam ingatanku.

Karena ternyata, bunga memang bisa layu.

Tapi feel saat menerimanya?
Kayaknya akan tetap tinggal lebih lama.

Author

adzka

Follow Me
Other Articles
Previous

Takdir yang Ternyata Sudah Punya Jalannya Sendiri

Next

Arti Rezeki yang Lebih dari Sekadar Uang

2 Comments
  1. Ahmad Imanudin says:
    September 1, 2026 at 3:57 pm

    Menarik.

    Saya pertama kali terima bunga kapan ya? kayanya setelah punya rekening Bank. Pas buka internet/mobile banking, cek saldo, mutasi, eh dapat bunga

    Reply
    1. adzka says:
      September 2, 2026 at 1:03 am

      kalau itu dapetnya setiap bulan om hehehehe

      Reply

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright 2026 — Adzka Journal. All rights reserved. Blogsy WordPress Theme